Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunday, April 11, 2010

Rantai Kasih

Setelah beberapa hari lalu menemukan kisah mengharukan Ade Jujun yang tidak kembali kerumah jika jualan kerupuknya tidak habis dan saya posting ulang di blog ini, atas kepedulian masyarakat kita yang masih tinggi akhirnya Ade Jujun bisa ditemukan dan saya berharap Ade Jujun bisa mendapatkan sedikit kebahagian setelah rekan rekan dari Coinachance Bandung mau peduli ikut membantu Ade Jujun.

Kisah berikut layak saya posting ulang karena Ispiring Story-nya, kebaikan dan ketulusan menolong orang lain yang tidak boleh berhenti begitu saja, sudah selayaknya kita saling bahu membahu menolong orang yang dalam kesusahan kenal atau tidak kenal dengan mereka, diambil dari blognya sahabat Blogger Pontianak


Suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.
Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat!
Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson ."

Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu..
Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu
merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.
Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah.
Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan
cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.
Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun
pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu.
Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya
bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

Sahabat lanjutkan cerita ini ! Jangan biarkan cerita ini menjadi sebuah dongeng belaka, Jangan Putuskan Rantai Kasih ini, bertindaklah dalam cerita nyata, sekecil apapun itu sangat bermakna bagi orang lain.








Artikel Terkait Lainnya



20 comments:

secangkir teh dan sekerat roti said...

dalam!

mencengangkan!

Alex L. Setiawan said...

thank's bro atas kunjungannya ...

Bukan Sekedar Blogger Bertuah said...

Mari terus berbuat kebaikan dengan tulus dan ikhlas....
Dah pernah baca kisah ini sebelumnya di email milis, sangat bermakna sekali
Makasih atas kunjungan dan dukungannya ya Sob :D
Salam Bertuah !

Alex L. Setiawan said...

@Blogger Bertuah : iya bu ... repost, cuma biar terus menyebar aja cerita ini jadi saya posting lagi di blog...

attayaya said...

sebuah kebaikan akan terus bergulir
hanya waktu dan tempatlah yang membedakan

Alex L. Setiawan said...

1000% betul buat bang Atta ...

attayaya said...

nah masalahnya...
tak banyak org mau meneruskan tali kasih itu
kadang cuma berhenti di tempat dia saja
hmmmm...

Alex L. Setiawan said...

:) iya bang atta ...
seandainya kita kuat dalam persaudaraan, kenal atau tidak kenal dan saling tolong menolong mungkin tidak ada yang akan susah disaat sakit .. dan orang miskinpun boleh sakit ...

ceapros said...

very nice !

online cartoons watch said...

Hımmss, this is great post ;)

Alex L. Setiawan said...

Thank You ..

teeth whitening said...

terima kasih sayangku .. ini artikel bagus untuk saya. Saya baru-baru datang di blog Anda dan telah membaca bersama. Saya pikir saya akan meninggalkan komentar pertama saya. Aku tidak tahu harus berkata apa, kecuali bahwa saya telah menikmati membaca.

stair lifts said...

wow, really interesting to watch...

Slot Machine Games said...

Sebagai Newbie, saya selalu mencari online untuk artikel yang bisa membantu saya. Terima kasih.

Reverse Phone Lookup said...

I already viewed plenty of sites working with such topics, for the most part of the people duplicate other site content, but each time to your site I see new & first-class stuff, nice walking.

One In All said...

The theme is fine in your website & it is well maintained by you, I cannot make my site nice with its appearance, the trouble is with the theme, I am looking for a chilled theme but free of charge.

Search Craigslist said...

Wow......... I like this post very much.These type of posts teaches us some lesson and we should try to learn something from these type of stories. Thank you for paying attention for such type of topic.

Website Globalization said...

I am amazed how did you acquire your site in peak lists of these search engines, I am trying solid to get my site to climax, but in vain, I think I have to to do physically powerful SEO for my website to have this panorama.

Agencia De Enfermeria said...

This is fresh for me to your web-site & after penetrating some pages I have determined to break in your journey often, as I have liked you site a giant quantity.

Cannes villa rental said...

hey who is this boy in this blog, anyways i like the theme & design of your blog.

Post a Comment